HAMPA nda..
Semua jadi kelihatan semakin semu dan tak menjadi berarti
lagi. Seperti anak kura – kura yang baru menetas dan mendamba kapan ia akan ke
samudera dan kapan hidupnya akan benar - benar bebas..
Ketika gw ingin meraih sesuatu dan tiba – tiba satu per satu
pergi serasa mencampakan, tersenyun sinis melihat gw tak bisa berkutik tuk
menghentikan semua dan kemudian benar – benar tertawa ketika gw memohon jangan
pergi..
Serasa orang hina yang mulai ragu tuk menyentuh sesuatu, tak
ingin tercengang ketika semua berteriak tuk enyah.. Serasa menjadi patung yang
ingin hidup ketika menyaksikan dunia semakin berubah..
Seperti embun yang menetes dari pucuk daun,, hanyut dalam
aliran kehidupan, pasrah melepas pijakan, jatuh, pecah, dan diam ketika sadar
itu sudah seharusnya.. Setidaknya girang ketika mulai kembali tersadar ia akan
meresap ke tanah, terseret dalam akar, dan menjadi bagian dalam tumbuhan yang
telah menjadi pijakannya..
Kapan ini semua akan berakhir dan kembali seperti semula?,
kapan ini terbongkar ketika ini terjadi pada semua?, dan kapan ini terhenti
ketika terpaparkan kata “ini semua telah sirna” ???
…
Dear BAF,
Seperti angin lalu yang sudah tak teranggap, gundah mencari
tempat berlabuh untuk bersarang..
Tak seorang pun berharap ia akan pergi walau tak seorang pun
sanggup mengerti..
Terpikir akan dapat menyatukan jiwa terharap semua sirna..










Tidak ada komentar:
Posting Komentar