2NE1 (21) AKU (34) dream (2) FAMILY (5) FANATIK (30) FANTASTIK (79) FUTURE (5) GOKIL (29) IPTEK (8) JAWABAN (1) KAMUT (12) LOVE (30) lyric (46) MAGANG (44) PAST (8) POTRET (16) puisi (14) sad story (64) SBMPTN (3) SERBA - SERBI (52) SKOLA (90) stupid (17) THINKING (22) traveling (16) UMPIRE (5) WORK (11)
Image and video hosting by TinyPic

Minggu, 16 September 2012

Tuhan


Tuhan, aku hanyalah seorang manusia dari bermilyar – milyar manusia di bumi ini..
Aku hanyalah hamba yang terkadang sesat dalam melangkah..
Karena itu ya Tuhan, buatlah aku menjadi cepat dewasa dan terus berada di sisimu.
Buatlah aku mengerti bahwa emas bisa dengan gampangnya jadi batu
dan batu tak akan bisa menjadi emas..
Buatlah aku mengerti dunia memang tak semudah membalikkan buku rencana..
Buatlah aku mengerti akan perasaan yang tak akan selalu bahagia..
Tuhan, seandainya dia bahagia dengan orang lain, aku rela melepas dia
walau hati ini akan bertanya – tanya kenapa bisa terjadi..
Jikalau aku memang tak bisa berikan yang dia harapkan, aku akan berusaha tuk bisa
mewujudkannya walau harus berdiam dalam kesendirian sambil memutar otak
bagaimana caranya bisa terwujud..
Dan ketika Engkau memberikan isyarat bahwa ini akan selesai, aku rela dia pergi..
Maka tolong ya Tuhan, berikanlah sebuah kedewasaan tuk bisa menerimanya..
Kuberikan Engkau selembar kertas bertulis bahwa aku akan selalu sayang dia
dan aku harap Engkau mau menyimpanya.....



( squidyBAF )

Jumat, 14 September 2012

Ivan's Diary2


September 14, 2012
Hari demi hari aq lewati tanpanya namun hanya satu hal yg tak prnah aq lupakan saat bersamamu
Ada sedih ,duka, canda ,tawa,namun kini kau meminta ku kembali saat aq sudah mulai bisa melupakanmu kenapa harus aku yg kamu jadikan sasaran cinta berdurimu lagi aku ga tau apa maksud mu untuk kembali sama aku lagi sudah cukup aku member mu seribu kali kesempatan namun kamu gagal untuk membina kesempatan yg aku beri tersebut hari ini aku hanya menganggapmu saudara saja ga lebih walaupun perasaan sayangku masih kembali setiap saat aku dengar lagu yang mengingatkan diriku pada dirimu
Namun aku harus bisa melakukan apa yg terbaik buat masa depanku tanpa kamu lagi MIRNA SATISA WATI
Kamu bilang aku ga pernah ngerti kamu
Tapi kamu yg selalu ga pernah ngerti aku
Shiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit of love
                                                                            Sincerely ,ivan

Selasa, 11 September 2012

Ivan's Diary


Dear diary 11092012
Today I’m really happy but when afternoon I got bad feeling about her
And now she’s begging me for sending anymoney 4 her iconfused to do that but I’m so sad if I saw her so sad so worst
But I knew she;s love me as I did
As long as I confidence with my self is doesn’t matter with everyone’s think about me
Do that I’ll be with her again 4ever
If I sinking about this sadness I’ll be the stupidest person ever
‘ll do everything I can to teach my self KEMANDIRIAN and KETEGARAN
4 mom @ my home Samarinda I love you as long as my life                          

Catatan BAF 3


Dear BAF,
Selasa, 11 September 2012.. Seperti halnya bulan yang sadar ia harus tenggelam, terdiam dan kemudian menghilang perlahan – lahan, tak seorangpun tahu kapan ia benar – benar tiada dalam pandangan.. Seperti halnya daun rentan berguguran tersapu angin dan daun menghijau karna surya..
Semua telah terjadi dengan sebagaimana mustinya, dengan hakekat yang telah terpahat di setiap sela dunia..
Seandainya aku dunia apa aku akan merubah sebagian siklus alam? Aku ingin surya dan rembulan beriringan, menyingsing dan tenggelam bersama.. Bulan yang tak memancar kala siang, dan surya mengalah meredup kala malam.. Aku ingin merombak dunia menjadi elegi yang tak banyak insan mengerti.. Dan aku ingin merubah hatinya tuk berpaling dalam diriku kemudian aku lepaskan hatiku tuk melekat dalam jiwanya..
Sesaat setelah waktu kian bersandar dan lengah, ku ingin menguak kapan aku benar – benar akan menjadi dewasa, benar – benar telah siap tuk mengungkap aku bersedia menjaganya dan teryakin tuk selalu ada.. Walau malam menjadi kelam seketika hati jua menghitam, darah yang tak berkutik mengalir ke otak hingga mata riskan tuk tak terpejam, saat itulah aku kan terpikir

Kamis, 06 September 2012

Catatan BAF 2


HAMPA nda..
Semua jadi kelihatan semakin semu dan tak menjadi berarti lagi. Seperti anak kura – kura yang baru menetas dan mendamba kapan ia akan ke samudera dan kapan hidupnya akan benar - benar bebas..
Ketika gw ingin meraih sesuatu dan tiba – tiba satu per satu pergi serasa mencampakan, tersenyun sinis melihat gw tak bisa berkutik tuk menghentikan semua dan kemudian benar – benar tertawa ketika gw memohon jangan pergi..
Serasa orang hina yang mulai ragu tuk menyentuh sesuatu, tak ingin tercengang ketika semua berteriak tuk enyah.. Serasa menjadi patung yang ingin hidup ketika menyaksikan dunia semakin berubah..
Seperti embun yang menetes dari pucuk daun,, hanyut dalam aliran kehidupan, pasrah melepas pijakan, jatuh, pecah, dan diam ketika sadar itu sudah seharusnya.. Setidaknya girang ketika mulai kembali tersadar ia akan meresap ke tanah, terseret dalam akar, dan menjadi bagian dalam tumbuhan yang telah menjadi pijakannya..
Kapan ini semua akan berakhir dan kembali seperti semula?, kapan ini terbongkar ketika ini terjadi pada semua?, dan kapan ini terhenti ketika terpaparkan kata “ini semua telah sirna” ???
Dear BAF,
Seperti angin lalu yang sudah tak teranggap, gundah mencari tempat berlabuh untuk bersarang..
Tak seorang pun berharap ia akan pergi walau tak seorang pun sanggup mengerti..
Terpikir akan dapat menyatukan jiwa terharap semua sirna..


Senin, 03 September 2012

TERHANTAM



Terhantam.. saat semua menjadi menggelegar menuntut sebuah kepastian,
Terdiam.. saat waktu mulai tak berpihak dan hanya ada sebuah ironi yang tak bisa dipungkiri,
Terhempas.. saat sebuah kerelaan terucap dan mulai kian berpacu..
Ketika secuil cinta meminta sebuah hak, kesempatan membayang, begitupula dengan hidup yang tak ingin sesal,
Terjerat akan sepi yang mungkin tak berakhir…

Saat rasa merengkuh, terhuyung dalam suatu kesakralan,
Langkah kian terpapar tak bertuju,
Sebuah paparan yang tak berguna kemudian menjadi pelarian,
Belabuh dalam ruang kosong penuh tanya,
Dan ketika itu datang sebuah takdir yang meyakinkan kan berbeda..